Kuliah Rekayasa dan Kewirausahaan pada tanggal 27 Oktober lalu, diisi oleh seorang alumni Fakultas Teknik yang berhasil mengajak masyarakat untuk meberdayakan sampah yang ada di lingkungannya. Beliau mengaku dirinya sebagai seorang garbagepreneur dan juga sebagai penasihat Bank Sampah WPL. Beliau adalah Baron Noorwendo, seorang pria kelahiran Jakarta pada 14 Juli 1969. Beliau telah menikah dan memiliki enam orang anak.
Friday, February 7, 2014
Tuesday, December 17, 2013
Inilah Pemenang Peserta Festival Industri Kreatif Kota Depok
Festival Industri Kreatif Kota Depok tahun 2013 di Ground Floor Depok Town Square sudah berakhir, Senin (16/12/13) dan ditutup Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad. Pada penutupan panita mengumumkan 4 pemenang peserta industri kreatif.
Berikut pemenang beserta katagori pada festival industry kreatif Kota Depok tahun 2013 :
1. Kategori Kuliner yaitu: Pizzaminiqu
2. Kategori Handycraft yaitu: Jati Jaya
3. Kategori Fashion: Adiyanti Fashion
4. Kategori stand terbaik yaitu: Ibu Ratu Recyle
Berikut pemenang beserta katagori pada festival industry kreatif Kota Depok tahun 2013 :
1. Kategori Kuliner yaitu: Pizzaminiqu
2. Kategori Handycraft yaitu: Jati Jaya
3. Kategori Fashion: Adiyanti Fashion
4. Kategori stand terbaik yaitu: Ibu Ratu Recyle
Sunday, December 8, 2013
Jatuh Bangun Mengelola Sampah
Lima tahun lalu, berbekal sedikit pengetahuan dari internet, pasangan suami-istri Baron Noorwendo (44) dan Sri Wulan Wibiyanti (42) merintis pengembangan bank sampah bersama warga sekitar rumah mereka. Sempat dicemooh sejumlah orang, upaya pasangan suami istri itu kini menginspirasi banyak pihak di kota Depok, Jawa Barat, untuk ikut mengolah sampah demi kelestarian lingkungan.
Sejak 2001, Baron dan Wulan tinggal di Kampung Pitara, Kelurahan Pancoran Mas, Depok. Saat mulai bersosialisasi dengan warga sekitar, mereka terusik dengan banyaknya keluarga kurang mampu di wilayah itu. Sebagian besar laki-laki di kampung tersebut bekerja sebagai kuli bangunan dan tukang ojek.
Saturday, November 2, 2013
Produk Bank Sampah Pitara Bernilai Jual Tinggi
Bank Sampah Warga Peduli Lingkungan (WPL) di Pitara, Pancoran Mas sudah menghasilkan berbagai produk yang dibuat dari sampah. Industri ini mampu memotivasi masyarakat untuk memilah sampah sehingga mampu menciptakan produk dengan nilai jual tinggi.
Pencetus utama Centra Industri Kreatif Baron mengungkapkan bahwa industri ini memiliki potensi yang luar biasa. “Industri yang dimulai pada tahun 2009 ini mampu meningkatkan perekononian, sosial, serta mampu mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sangat tinggi. Sehingga mereka mampu menghasilkan uang dari sampah yang didapat,” jelasnya.
Friday, November 1, 2013
Generasi Muda Juga Peduli Permasalahan Lingkungan
Riyadi, mahasiswa teknik industri Universitas Indonesia, salah satu dari sekian generasi-generasi muda Kota Depok yang menaruh perhatian terhadap kelestarian lingkungan. Hal tersebut dibuktikan Riyadi dan teman-temannya merancang program Zero Wise Indonesia (semua bisa dimanfaatkan).
Riyadi yang tinggal di Kukusan Depok mengatakan mempunyai program pemilihan dan pengolahan sampah .
Wednesday, October 30, 2013
Walikota Depok Sambangi Workshop Industri Kreatif Berbahan Baku Sampah
Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail menyambangi workshop industri kreatif berbahan baku sampah di RT.1 RW.13 Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas Depok, Minggu (27/10/13).
Walikota didampingi Camat Pancoran Mas, Bu Camat Linda (BCL) pada kesempatan tersebut mendapat penjelasan Baron Norwendo, tokoh masyarakat Pancoran Mas yang menaruh kepedulian terhadap lingkungan dan juga sebagai penggagas workshop tersebut.
Subscribe to:
Posts (Atom)





