Sunday, December 14, 2014

Garbagepreneurship bersama KASEP

Kukusan Asri  Sedap diPandang
Kamis, 27 November 2014.
KIK Kenanga, Kukusan RW 08.

Diundang oleh para mahasiswa UI penerima beasiswa Astra International, mereka menjalankan proyek sosial untuk merevitalisasi Bank Sampah KIK Kenanga yang sudah sekitar setahun tidak aktif.

Bertempat di Posyandu RW 08 Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, pada hari Kamis, 27 November 2014, kami memberikan pengarahan membangun semangat Garbageprenership kepada ibu-ibu aktivis dan pengurus di lingkungan RW 08. Acara dihadiri oleh mbak Uta selaku advisor program dari PT. Astra International. Acara ini dihelat oleh 11 mahasiswa UI penerima beasiswa dari PT. Astra International.



Peserta yang dikomandani langsung oleh ibu RW 08 sangat antusias menyimak paparan tentang Garbagpreneurship. Mereka tertarik karena ternyata dari pengelolaan sampah yang benar, dapat meningkatkan martabat hidup masyarakat dan kontribusi langsung terhadap kehidupan generasi penerus kita. Di selingi oleh berbagai candaan, acara berlangsung secara interaktif. Para peserta penasaran tentang bagaimana membangun dan meningkatkan semangat serta keterlibatan warga dalam mengelola sampah. Mereka juga tertarik dengan pengembangan program bank sampah sehingga bank sampah tidak hanya sekedar menjadi lapak intelek.

Melalui penjelasan tentang Siklus Manfaat Sampah, ide tentang membangun program yang dapat diterapkan di masyarakat dengan mudah dapat dicerna oleh peserta. Jika program yang dibangun oleh pengurus bank sampah dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh warga dalam waktu relatif singkat, maka semangat warga untuk memilah dan memanfaatkan sampah secara kreatif dapat ditingkatkan. Ditambah lagi jika dapat menghasilkan manfaat ekonomi yang nyata.

Jika manfaat program bank sampah dapat ditunjukkan secara nyata, maka partisipasi warga masyarakat lainnya akan semakin meluas. Ide memilah sampah dari sumbernya menjadi 3 bagian akan dapat diwujudkan dengan tanpa paksaan. Juga dengan perubahan perilaku untuk memilih produk yang dibeli. Menghindari membeli produk yang cepat jadi sampah. Menghindari membeli produk yang tidak dapat didaur ulang. Juga memperlakukan sampah sebagai bahan baku yang masih memiliki nilai dan manfaat.

#sampahjadikeren
#fromgarbagetohero
Twitter: @banksampahWPL
Fan Page: Bank Sampah WPL
WA: 081294742033
Contact Person:
Facebook: Baron Noorwendo
Facebook: Sri Wulan Wibiyanti